Rincian Perhitungan Biaya Renovasi Rumah
- 4 Sep 2017
- 2 menit membaca
Untuk memperoleh biaya secara mendetail maka Anda memang diharuskan melakukan perhitungan satu persatu dari kebutuhan rumah minimalis Anda. Sayangnya di lapangan masih banyak dijumpai kasus orang yang beranggapan bahwa biaya membangun rumah bisa ditentukan langsung. Misalnya jika luas bangunan 100 meter persegi dan harga jasa pengerjaan 3 juta per meter persegi maka total biaya adalah sebesar 300 juta. Padahal secara kenyataan untuk menentukan biaya pembangunan rumah minimalis tak sesederhana yang dibayangkan. Maka lebih dari itu jika Anda ingin mengetahui secara detail biaya pembangunan rumah minimalis maka Anda mau tak mau harus mengkalkulasi jumlah kebutuhan dan besar ruangan yang dibuat. Hal-hal seperti spesifikasi bahan bangunan atau material yang digunakan, aksesori dan perlengkapan rumah yang digunakan dan lainnya.
Berikut rincian biaya renovasi murah :
Luas Tanah dan Bangunan
Katakanlah ingin membangun rumah 21/60. Artinya, Anda membutuhkan tanah seluas 60 meter persegi dan harga tanah di lokasi incaran yang diinginkan misalnya Rp800.000/m². Jadi, biaya yang perlu disediakan untuk membeli tanah: Rp800.000 x 60 = Rp48.000.000.
Selanjutnya, perkiraan biaya untuk membangun bangunan. Yang dimaksudkan biaya bangunan adalah perkiraan biaya untuk pembelian material, seperti pasir, batu bata, semen, dan sebagainya. Untuk yang satu ini, Anda perlu mengomunikasikan dengan kepala pekerja apa saja material yang menjadi kebutuhan bila menggunakan sistem harian.
Andaikan saja Anda memilih sistem borongan penuh. Biaya yang perlu dikeluarkan dengan harga borongan penuh Rp3,5 juta per meter persegi: 21 x 3.000.000 = Rp63.000.000. Jadi, total biaya beli tanah dan bangunan (sistem borongan penuh): Rp48.000.000 + Rp63.000.000 = Rp111.000.000.
menghitung biaya masing-masing bahan bangunan lalu menjumlahkan keseluruhannya
setelah selesai membuat daftar bahan bangunan yang akan digunakan untuk membangun rumah secara detail dan rinci, saatnya menghitung biaya masing-masing bahan bangunan secara keseluruhan. Lakukan survey terlebih dahulu mengnai harga satuan masing-masing bahan bangunan tersebut, bisa melalui media internet atau bertanya langsung ke toko bahan bangunan. Bisa juga mengonsultasikannya dengan tukang bangunan yang akan Anda pekerjakan. Biasanya mereka memiliki toko langganan tersendiri dan akan merekomendasikannya kepada Anda. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan harga khusus karena pemilik toko mengenal tukang tersebut.
Menghitung jasa upah borongan
upah borongan artinya borongan hanya tenaganya saja, sedangkan bahan material tetap pemilik rumah yang mengadakannya. Upah Borongan berbagai type rumah, dengan tarif per m2 bangunan. Pada saat ini tukang Upah Borongan bangun rumah memasang harga antara Rp. 700.000,- sampai dengan Rp. 1.200.000,- per m2 tergantung jenis bahan yang akan digunakan dan tingkat kerumitan konstruksi rumah.
sekarang kalau Anda sebagai pemilik rumah yang akan membangun dengan cara Upah Borongan , misalkan si tukang borong setelah mempelajari gambar desain rumah yang Anda sodorkan, kemudian menawarkan harga misalnya Rp. 1.000.000′- per m2, maka berapa rupiah Anda akan menawarnya.



Komentar